Libur Nataru Buat Volume Lalu Lintas di Ruas Tol Naik 1,75 Persen, Ini Titik Kritikalnya

Libur panjang Natal dan Tahun Baru alias Nataru selalu jadi momen sibuk bagi para pemudik, dan fenomena peningkatan volume lalu lintas di berbagai ruas tol pun jadi hal yang hampir pasti terjadi setiap tahunnya. Menjelang Nataru 2025/2026, data terbaru menunjukkan ada kenaikan volume kendaraan yang melintas di berbagai ruas tol utama di Indonesia. Meski tidak terasa dramatis bagi sebagian orang, peningkatan 1,75 persen ini menjadi indikator jelas bahwa masyarakat mulai bergerak lebih jauh untuk pulang kampung, liburan, maupun berkunjung ke tempat wisata favorit keluarga.


Volume Lalu Lintas Naik 1,75 Persen: Gimana Perhitungannya?

Selama periode H-7 hingga H-6 Nataru (18–19 Desember 2025), telah tercatat 392.950 kendaraan melintas di lima ruas tol utama yang dikelola oleh Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara). Angka itu lebih tinggi dari kondisi normal yang biasanya mencapai 386.208 kendaraan, yang artinya terjadi peningkatan sekitar 1,75 persen.

Peningkatan lalu lintas ini memang tidak “meledak” seperti saat mudik Lebaran, namun tetap menunjukkan peningkatan signifikan di beberapa titik yang menjadi jalur favorit long weekend atau short break keluarga.

Baca Juga:
Kisah Terkini Korban Banjir Bandang Sumatera Utara dan Upaya Pemulihan Masyarakat


Titik-Titik Tol yang Ramai Dilintasi

Berikut ruas tol yang tercatat ramai dilintasi kendaraan jelang libur Nataru:

1. Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera)

Di tol ini, volume kendaraan mencapai 170.675 unit atau naik sekitar 1,9 persen di banding kondisi normal. Gerbang tol GT Amplas jadi salah satu yang paling ramai di lalui, baik kendaraan yang masuk maupun yang keluar.

2. Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT)

Ruas tol ini mencatat lonjakan yang cukup signifikan: 33.786 kendaraan, meningkat 14,7 persen di banding kondisi normal. Arus kendaraan ke dan dari bandara juga meningkat, menunjukkan mobilitas tinggi masyarakat di wilayah ini.

3. Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam)

Tol yang jadi penghubung utama di Kalimantan ini mencatat volume 23.795 kendaraan, naik 8,4 persen dari biasanya.

4. Tol Manado–Bitung (Mabit)

Ini salah satu ruas tol yang lonjakan trafiknya cukup besar: 16.444 kendaraan, meningkat 25,5 persen di banding normal. Pertumbuhan angka ini mengindikasikan pilihan wisata dan tujuan di Sulawesi Utara makin populer di musim libur.

5. Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan

Ruas tol ini juga jadi sorotan karena volume kendaraan 32.714 unit, meningkat lebih dari 25 persen di banding kondisi biasa. Hal ini menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat Jawa Tengah dan DIY untuk liburan.


Bukan Hanya “Angka”: Apa Artinya Bagi Pengguna Jalan?

📍 Pergerakan Makin Terdistribusi di Banyak Ruas

Kenaikan volume ini bukan hanya terjadi di satu atau dua jalur, tapi tersebar di beberapa wilayah utama Indonesia. Dari Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi hingga Jawa, tol-tol yang biasanya “tenang” menjadi lebih padat dari biasanya.

Artinya, kalau kamu berencana bepergian dari Jabodetabek menuju destinasi lain seperti Merak, Yogyakarta, atau bahkan ke luar Jawa, kemungkinan besar akan merasakan lonjakan kendaraan di banding hari biasa.

📍 Titik Gerbang Tol Jadi “Spot Ramai”

Beberapa gerbang tol seperti GT Cengkareng (arah Bandara Soetta), GT Benda Utama, dan GT Cikupa–Merak menunjukkan adanya peningkatan transaksi harian, tanda bahwa banyak orang meninggalkan area Jabodetabek menuju tujuan liburan atau pulang kampung lebih awal.

📍 Perbandingan Tahun ke Tahun

Beberapa tol utama seperti Tangerang–Merak tidak hanya ramai, tapi juga meningkat di banding libur Nataru tahun lalu, misalnya naik hampir 4,4 persen di banding periode tahun sebelumnya.


Titik Kritikal yang Perlu Kamu Waspadai

Berikut beberapa spot yang sering jadi perhatian dan rawan menimbulkan bottle neck atau kepadatan kendaraan:

🚦 Gerbang Tol Utama di Jabodetabek

Gerbang seperti Cengkareng, Cikupa, dan Benda Utama jadi titik awal mobil keluar dari Jabodetabek. Volume transaksi yang meningkat artinya kendaraan yang keluar juga bertambah.

🚦 Gerbang Tol ke Destinasi Wisata

Exit tol seperti Prambanan (Yogyakarta) di prediksi menjadi spot yang padat karena banyak wisatawan yang menuju kawasan DIY dan sekitarnya.

🚦 Gerbang di Kawasan Bandara & Bandara Internasional

Tol-tol yang menuju bandara seperti GT Kualanamu dan akses jalan ke Bandara Soetta juga mengalami peningkatan, apalagi di musim liburan panjang seperti ini.


Tips Buat Kamu yang Bakal Bepergian Saat Nataru

Walau peningkatan volume tidak ekstrem, tetap feel‑nya bakal terasa di jalan, terutama di peak hours. Berikut beberapa tips simpel yang bisa membantu:

  • Berangkat lebih pagi atau malam buat menghindari jam‑jam puncak
  • Pastikan kendaraan dan fisik kamu prima sebelum jalan jauh
  • Cek saldo e‑toll dan BBM cukup biar nggak ribet di tengah jalan
  • Gunakan aplikasi informasi lalu lintas supaya kamu bisa lihat kondisi real‑time jalan tol

Tips‑tips ini penting buat kamu yang tetap pengen aman dan nyaman di perjalanan Nataru tahun ini terutama kalau arah perjalanan melewati titik‑titik yang ramai di lintasi kendaraan.